Jika mendengar kata “radio”, apa yang ada di dalam benak Anda? Sejarah dan Penemu? Penyiar dan musik? Radio adalah perangkat yang mampu menangkap gelombang elektromagnetik? Umumnya masyarakat Indonesia mengenal radio dalam dua hal.

Radio Adalah?

Pertama, dalam arti siaran radio adalah sesuatu yang tentunya berhubungan dengan penyiar dan musik. Kedua, radio adalah alat penangkap gelombang elektromagnetik. Radio adalah? Seperti telah disinggung sebelumnya, radio adalah alat penangkap gelombang elektromagnetik yang bisa bergerak di atmosfer dan bahkan di ruang hampa udara sekalipun.

Sejarah dan Penemu

Merunut sejarahnya, radio sudah digunakan sejak abad ke-19. Konon, sebelum radio ditemukan, tahun 1864, seorang Fisikawan Inggris bernama James Clerk Maxwell menemukan teori magnetisme dan kelistrikan dalam rumus matematis. Teori Maxwell diperkuat Heinrich Hertz tahun 1886.

Persisnya, ketika ia berhasil menunjukkan keberadaan gelombang elektromagnetik. Apa yang ditemukan Heinrich Hertz diperkuat lagi oleh Guglielmo Marconi di tahun 1895, dimana untuk pertama kalinya seorang manusia menerima sinyal radio.

Enam tahun kemudian, tahun 1902, ia sukses mengirim telegram dengan huruf “S” ke Selat Inggris. Lalu siapakah penemu radio? Jika kita bertanya mengenal hal ini, tentu jawabannya lebih dari satu orang.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Merek HP Terbaik dan Awet

Pasalnya, untuk bisa menjadi perangkat radio seperti yang kita kenal sekarang, radio membutuhkan lebih dari satu teknologi dari para penemu lainnya. Secara umum, orang-orang akan menunjuk Guglielmo Marconi sebagai penemu radio. Karena dialah yang diketahui sukses melakukan komunikasi radio melalui telegrafi radio.

Namun, di sisi lain, sebelum Marconi melakukan hal tersebut, Nikola Tesla telah diketahui terlebih dulu sebagai penemu sirkuit pencari gelombang radio. Keduanya memperebutkan paten untuk temuannya. Namun, tanpa temua dioda tabung dan tabung vakum oleh John Fleming, radio tidak akan menjadi seperti sekarang.

Tahun 1906, Reginald Fessenden membuat siaran radio AM yang pertama kalinya di dunia. Disusul siaran radio FM Edwin Armstrong tahun 1933. Sekitar 68 tahun kemudian, tepatnya 25 September 2001, layanan radio XM melalui satelit pun telah tersedia.

Saat ini, radio tidak hanya diterapkan sebagai alat penangkap gelombang elektromagnetik saja. Radio diterapkan pada beberapa teknologi untuk HP, GPS, radio satelit, siaran TV, oven / microwave, remot kontrol, hingga radar.

Image: https://elektronikarsip.id/photos/radio-old-tube-radio-nostalgia-1682531/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *